Mahasiswa KKN Unkhair dan Pemuda Gamtufkange Gelar Festival Budaya dan Desa Wisata 2026
Cari Berita

SATU

iklan tambah

IKLAN DUA

Advertisement

Mahasiswa KKN Unkhair dan Pemuda Gamtufkange Gelar Festival Budaya dan Desa Wisata 2026

Cyber News 86
Minggu, 12 Juli 2026

 


TIDORE, CN86.ID– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) berkolaborasi dengan pemuda dan masyarakat Kelurahan Gamtufkange menggelar Festival Budaya dan Desa Wisata Kelurahan Gamtufkange 2026 melalui program PESONA (Pekan Edukasi, Sportivitas, dan Kreasi Warga). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Lurah Gamtufkange, Hasanuddin Ismail, di Alua Kelurahan Gamtufkange, Minggu (12/7/2026).


Dalam sambutannya, Hasanuddin Ismail mengatakan program PESONA merupakan langkah nyata untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta kreativitas masyarakat Kelurahan Gamtufkange kepada masyarakat luas.


Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu mengangkat potensi lokal, memperkuat semangat gotong royong, mempererat persatuan warga, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.


"Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 12 hingga 23 Juli 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib," ujarnya.


Hasanuddin juga mengajak seluruh masyarakat Kelurahan Gamtufkange untuk bersama-sama menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan selama pelaksanaan festival agar seluruh agenda dapat berlangsung dalam suasana yang kondusif.


Ia turut berpesan kepada mahasiswa KKN Unkhair agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat dengan meninggalkan program-program yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Kelurahan Gamtufkange.


Sementara itu, Koordinator KKN Unkhair Kelurahan Gamtufkange, Arwan Arsad, mengatakan Gamtufkange memiliki posisi strategis di pusat Kota Tidore Kepulauan yang kaya akan nilai sejarah, tradisi Kesultanan Tidore, serta potensi ekonomi kreatif.


Menurut Arwan, Festival Budaya dan Desa Wisata diselenggarakan sebagai upaya bersama mahasiswa KKN, pemuda, dan masyarakat untuk melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus mendorong transformasi Gamtufkange menjadi kelurahan kreatif yang berbasis kearifan lokal.


"Kami ingin memastikan nilai-nilai gotong royong, adat istiadat, serta tradisi yang dimiliki masyarakat tetap terjaga dan berkembang. Harapannya, Gamtufkange dapat menjadi kelurahan yang mandiri, lestari, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat," katanya.


Festival Budaya dan Desa Wisata Kelurahan Gamtufkange 2026 akan berlangsung selama 12 hari dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukasi, olahraga, seni budaya, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata berbasis kearifan lokal. (Lee)