Sultan Tidore Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Tidore ke-918
Cari Berita

SATU

iklan tambah

IKLAN DUA

Advertisement

Sultan Tidore Pimpin Upacara Puncak Hari Jadi Tidore ke-918

Cyber News 86
Sabtu, 11 April 2026

 


TIDORE, CN86.ID- Upacara puncak peringatan Hari Jadi Tidore (HJT) ke-918 Tahun 2026 resmi digelar dan dipimpin langsung oleh Sultan Tidore, Husain Sjah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Halaman Kedaton Kesultanan Tidore, Minggu (12/4/2026).


Upacara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tamu undangan VIP lainnya.


Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan Borero Gosimo atau pesan leluhur oleh Sultan Tidore. Pesan sakral tersebut berisi nasihat kepada generasi penerus agar senantiasa taat kepada Allah SWT serta menjaga nilai-nilai luhur budaya Tidore. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penghormatan kepada Panji Buldan Kesultanan Tidore dan penyampaian sambutan dari Wali Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, serta Sultan Tidore.


Dalam sambutannya, Sultan Husain Sjah menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Tidore ke-918 merupakan penanda panjangnya perjalanan sejarah dan kontribusi Tidore dalam peradaban. Menurutnya, usia yang demikian panjang menunjukkan bahwa Tidore bukan sekadar wilayah administratif, melainkan sebuah entitas peradaban dengan sejarah, nilai, dan identitas yang kuat.


“Peradaban yang telah diwariskan oleh para leluhur hendaknya kita jaga dan pelihara bersama. Tanggung jawab ini bukan hanya milik satu generasi, tetapi menjadi kewajiban seluruh masyarakat Tidore untuk memastikan nilai-nilai luhur, budaya, dan jati diri daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” pesannya.


Sultan juga menambahkan bahwa dalam catatan sejarah, Tidore memiliki wilayah kekuasaan dan pengaruh yang luas, yang menjadi bukti bahwa Tidore pernah berdiri sebagai bagian penting dari peradaban besar dengan peran strategis di masa lalu.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Syamsuddin Abd Kadir, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Tidore ke-918. Ia menilai usia tersebut mencerminkan kokohnya akar sejarah dan budaya yang dimiliki Tidore.


“Dengan tema ‘Merawat Tradisi, Mempertegas Jati Diri Bangsa Maritim’, kita diajak untuk merenungkan kembali perjalanan panjang Tidore sebagai pusat peradaban sekaligus menatap masa depan dengan penuh keyakinan. Tidore bukan sekadar kota, melainkan simbol kejayaan bangsa maritim,” ujarnya.


Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Tidore merupakan manifestasi kuat dari kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Kesultanan Tidore dalam mewujudkan kemajuan serta kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan sebagai kekuatan utama dalam menyongsong masa depan Tidore yang lebih cerah.


“Hari Jadi Tidore yang kita peringati setiap tahun adalah momentum terbaik untuk merefleksikan perjuangan para leluhur dalam menjaga daerah ini dengan adat dan istiadatnya. Kami menitipkan harapan besar kepada generasi penerus agar selalu menjaga kolaborasi yang baik demi keberlanjutan pembangunan daerah,” ungkapnya.


Lebih lanjut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sultan Tidore bersama Jojau, perangkat adat, para bobato, serta imam dan syara Kesultanan Tidore atas dukungan dan doa yang telah diberikan sehingga berbagai proses pembangunan di daerah dapat berjalan dengan aman dan lancar. Ia pun mengucapkan selamat Hari Jadi Tidore ke-918 Tahun 2026 dengan harapan keberkahan senantiasa tercurah bagi Kota Tidore Kepulauan.


Upacara puncak ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan Kesultanan Tidore dalam menjaga warisan sejarah serta memperkuat identitas budaya masyarakat Tidore di tengah dinamika perkembangan zaman. (Al)