![]() |
| Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos |
TIDORE, CN86.ID- Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, kembali menegaskan pentingnya disiplin dan tanggung jawab bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Non ASN, maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan di Halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, Senin (19/1/2026).
Apel pagi gabungan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan kembali bantuan satu unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025.
Dalam arahannya, Ahmad Laiman menekankan bahwa disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran dalam apel pagi, melainkan harus dipahami secara lebih luas sebagai komitmen dalam menjalankan tugas sesuai tujuan bersama dan dokumen perencanaan yang telah ditetapkan.
“Disiplin itu penting, bukan hanya sekadar ikut apel pagi, tetapi dalam arti yang lebih luas. Disiplin berarti memperteguh sikap untuk tetap berjalan dalam koridor tujuan bersama, disiplin menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta mengikuti arahan yang telah menjadi kesepahaman kita bersama. Dokumen perencanaan harus diletakkan di depan mata untuk menjawab permasalahan publik dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Usai memimpin apel, Wakil Wali Kota yang didampingi Sekretaris Daerah, para Asisten, dan Staf Ahli Wali Kota secara simbolis menyerahkan kembali kunci bus sekolah bantuan Kementerian Perhubungan RI kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan, Marsaid Idris. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan uji coba kendaraan guna memastikan performa dan kenyamanan bus sekolah tersebut.
“Saya menyerahkan kembali kunci bus sekolah bantuan dari Kemenhub RI kepada Dinas Perhubungan untuk digunakan dalam pelayanan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Mudah-mudahan pelayanan di Kota Tidore Kepulauan dapat berjalan dengan baik. Bus ini agar dijaga dengan baik supaya dapat memberikan pelayanan maksimal, karena selain untuk anak sekolah, bus ini juga cukup representatif untuk melayani tamu yang datang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan, Marsaid Idris, menjelaskan bahwa bantuan satu unit bus sekolah tersebut merupakan program Kementerian Perhubungan RI Tahun Anggaran 2025, yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan komitmen pemerintah menyediakan layanan transportasi publik yang lebih luas dan merata.
“Kota Tidore Kepulauan mendapat bantuan satu unit bus sekolah dari Kemenhub RI. Untuk operasionalnya, tentu membutuhkan anggaran yang cukup besar, sehingga kami masih menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Untuk sementara, bus ini akan digunakan baik untuk kegiatan pelayanan anak sekolah maupun mendukung kegiatan Pemerintah Daerah,” jelasnya. (red)






