![]() |
| Ketua Komisi III DPRD Tidore, Ardiansyah Fauji. |
Tidore – Sejumlah keluhan masyarakat terkait pembangunan jalan, jembatan, dan normalisasi sungai di Kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius Komisi III DPRD setempat.
Ketua Komisi III DPRD Tidore, Ardiansyah Fauji, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan berkoordinasi ke Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara.
“Pekan depan kami akan berkunjung ke Balai untuk membahas dan memastikan tindak lanjut sejumlah usulan ini,” ujarnya.
Adapun sejumlah persoalan yang disoroti meliputi ruas jalan Kalodi–Fabaharu, normalisasi sungai di Kelurahan Tomalou, serta pembangunan jembatan di Desa Garojou.
Ardiansyah menjelaskan, penanganan tiap lokasi akan disesuaikan dengan kewenangan instansi terkait, termasuk penanganan longsor, pembukaan saluran air, hingga usulan pembangunan jembatan yang belum terakomodasi akibat keterbatasan anggaran daerah.
Ia menegaskan, penurunan APBD Kota Tidore Kepulauan membuat DPRD mendorong percepatan melalui dukungan pemerintah pusat.
“Kami akan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui pihak balai, karena keterbatasan anggaran daerah saat ini,” katanya.
Komisi III juga akan memastikan prioritas pembangunan tahun 2026 oleh pihak balai, termasuk usulan normalisasi sungai di wilayah Oba Tengah yang sebelumnya belum terealisasi. (Lee)






