Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi siswa di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap sarana belajar. Dalam kunjungan tersebut, para relawan Sekolah Adat Dodara memberikan berbagai aktivitas edukatif, mulai dari pembelajaran berbasis budaya lokal, permainan edukatif, hingga penyerahan bantuan alat tulis bagi para siswa.
Koordinator Lingkungan Sekolah Adat Dodara Nurlia Safitri Abubakar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya. Selain itu, program ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antara masyarakat adat dan dunia pendidikan formal.
“Kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan adik-adik di SD Negeri Talaga Puncak. Meski berada jauh dari pusat kota, mereka memiliki semangat belajar yang luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi,” ujarnya.
Para siswa dan guru SD Negeri Talaga Puncak menyambut hangat kedatangan rombongan. Kepala SD Negeri Talaga Puncak Farida Saya, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan, seraya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
Selain kegiatan belajar mengajar, juga diisi dengan bakti membersihkan lingkungan sekolah dengan melibatkan anak-anak. Suasana kebersamaan dan keceriaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui program “Satu Hari Mengabdi”, Sekolah Adat Dodara berharap dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berkontribusi dalam memajukan pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas. (Lee)






