![]() |
| PS Gurua asal Kelurahan Gurabunga berhasil keluar sebagai juara Turnamen Fourfeo Nyili Gamtufkange |
TIDORE, CN86.ID- PS Gurua asal Kelurahan Gurabunga berhasil keluar sebagai juara Turnamen Fourfeo Nyili Gamtufkange setelah tampil impresif dan menyapu bersih seluruh pertandingan dengan raihan poin sempurna, sembilan poin.
Dalam turnamen tersebut, PS Gurua mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Mereka mengawali langkah dengan menundukkan FR.FC dengan skor telak 3-0, kemudian melanjutkan tren positif usai mengalahkan Persiga Gamtufkange 2-0, dan menutup kompetisi dengan kemenangan 2-0 atas Garuda Tomagoba.
Tak hanya unggul secara poin, PS Gurua juga tampil produktif dengan torehan tujuh gol sepanjang turnamen. Rata-rata, tim asuhan Ridwan Ibrahim itu mencetak 2,25 gol di setiap pertandingan, menjadikan PS Gurua sebagai tim paling subur di ajang tersebut.
Turnamen Fourfeo Nyili Gamtufkange sendiri digelar sebagai ajang silaturahmi antar klub, meskipun tanpa bonus atau hadiah uang. Namun demikian, turnamen ini tetap berlangsung menarik dengan mengedepankan kesadaran bahwa sepak bola merupakan sebuah industri yang menjunjung tinggi konsep simbiosis mutualisme antara penyelenggara, tim peserta, dan seluruh pihak terkait.
Pelatih PS Gurua, Ridwan Ibrahim, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, meskipun tanpa bonus, PS Gurua tetap mendukung penuh Fourfeo Nyili Gamtufkange.
![]() |
| Pelatih PS Gurua Gurabunga, Ridwan Brahi Madi Dano. |
“Walaupun tidak ada bonus, kami merasa sangat terbantu dari hasil penjualan tiket. Kami bersyukur PS Gurua bisa keluar sebagai juara. Harapannya ke depan, event ini terus diselenggarakan dengan waktu pertandingan yang lebih penuh dan peserta yang mewakili seluruh wilayah Nyili Gamtufkange,” ujarnya.
Sementara itu, inisiator turnamen, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa konsep Fourfeo akan terus dilaksanakan ke depan. Ia mengungkapkan, pada Februari mendatang pihaknya berencana kembali menggelar turnamen serupa, meski lokasi dan wilayah pelaksanaannya masih akan disesuaikan.
“Belum bisa dipastikan apakah tetap di Nyili Gamtufkange atau di wilayah lain, karena sudah ada beberapa tim yang menyatakan minat untuk berpartisipasi. Yang pasti, kami akan melakukan sejumlah penyesuaian agar turnamen ke depan lebih kompetitif,” jelasnya.
Panitia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim peserta serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya Turnamen Fourfeo Nyili Gamtufkange. (Al)







