![]() |
| Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahman Arsyad |
TIDORE, CN86.ID- Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan, Abdurrahman Arsyad, melontarkan kritik keras terhadap kondisi Gedung Sentral Promosi IKM Tugulufa yang belum difungsikan secara maksimal dan terkesan terbengkalai.
Ia menilai, rencana penyerahan pengelolaan gedung oleh pemerintah daerah kepada pihak ketiga, seperti Dekranasda, tidak boleh berlarut-larut tanpa kejelasan realisasi.
“Jangan hanya jadi wacana tanpa tindakan nyata. Kalau memang mau dijalankan, harus serius dan segera direalisasikan,” tegas Abdurrahman, Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, Sentral IKM seharusnya menjadi penggerak ekonomi lokal dengan menampilkan produk unggulan daerah. Jika dikelola optimal, keberadaan gedung tersebut dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Sebaliknya, jika terus dibiarkan kosong, gedung tersebut hanya akan menjadi simbol kegagalan pengelolaan.
Abdurrahman juga menyoroti peran organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum maksimal. Ia meminta setiap OPD menjadikan Sentral Promosi IKM sebagai salah satu tujuan utama dalam setiap kunjungan tamu dari luar daerah.
“Gedung ini dibangun untuk pelaku IKM. Jika OPD tidak mendorong pemanfaatannya, maka tujuan pembangunannya tidak akan tercapai,” ujarnya. (Lee)






